Diduga Jadi Tempat Judi, Gelper di Pangkalan Kerinci Hanya Kantongi Izin Permainan Anak -->




Diduga Jadi Tempat Judi, Gelper di Pangkalan Kerinci Hanya Kantongi Izin Permainan Anak

Minggu, 16 Februari 2020, 8:12 PM

Pelalawan (PantauNews.co.id) - Gelanggang Permainan (Gelper) yang diduga jadi ajang perjudian di Jalan Mahadira Indra, Pangkakan Kerinci sudah mengantongi Izin. Hanya saja izin yang mereka miliki hanya untuk permainan anak-anak.

Izin permainan anak ini diterbitkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Pelalawan.

Di Pangkalan Kerinci ada dua perizinan yang diberikan oleh DPM-PTSP. Pertama perizinan permainan anak yang diberikan kepada Aneka Zone, yang berlokasi di dekat jalan Mahadiraja Indra atau bersebelahan dengan Cafe Nongchan. Izin kedua adalah diberikan kepada E-zone, yang berlokasi berseberangan dengan Aneka Zone, atau satu bangunan dengan Swalayan Mandiri.

Pantauan di lapangan terhadap kedua usaha ini, yang lebih mencolok dan nyata-nyata beraroma judi adalah Gelper milik Aneka Zone. Pasalnya, di tempat ini tak ada satupun permainan anak-anak dibuat oleh pemilik usaha. Hampir dipastikan di Gelper Aneka Zone ini tak ada anak-anak bermain di sini. Bahkan para tamunya semua orang dewasa.

Lain halnya, dengan E-Zone. Gelper yang berlokasi di lantai dua satu gedung dengan Mandiri Swalayan, dipenuhi fasilitas penunjang permainan anak-anak. Meskipun terdapat juga meja-meja Gelper akan tetapi tidaklah terlalu mencolok.

Kepala DPM-PTSP Kabupaten Pelalawan Budi Surlani, melalui Kabid Perizinan, Zulkarnain, kepada wartawan, Minggu (16/02/2020) membenarkan terhadap kedua usaha ini sudah diberikan izin.

"Kedua usaha ini, sudah miliki izin. Izin yang kita terbitkan hanya satu jenis saja, yakni izin permainan anak-anak," terangnya.

Jika dalam pelaksanaan perizinan yang sudah diterbitkan, kata Zulkarnain, bila mana ditemukan penyimpangan, seperti umpamanya berkedok judi. Ditegaskannya, itu bukan domain DPM PTSP.

"Seandainyan perizinan itu terdapat penyimpangan, bukan domain kita lagi, akan tetapi kewenangan Satpol PP untuk menindak sebagai penegak peraturan daerah. Sikap kita tegas, jika ada laporan dari masyarakat maupun media massa seandai adanya penyimpangan izin kita siap untuk mencabut perizinannya," tegasnya.

Untuk Aneka Zone seingatnya, diberikan DPM-PTSP kabupaten Pelalawan sekitar tahun 2014, sementara untuk E-zone Zulkarnain mengaku tidak ingat.

Seperti pemberitaan CAKAPLAH.com sebelumnya, pengakuan salah seorang pecandu Gelanggang Permainan (Gelper) kental bernuansa perjudian berlokasi di seberang Swalayan Mandiri, tepatnya, di jalan Mahadiraja Indra, Pangkalan Kerinci, ternyata bikin geleng-geleng kepala.

Pasalnya dalam sekali bermain, bisa menghabiskan uang Rp 10 juta bahkan merogoh kocek dalam-dalam Rp 20 juta. Namun jika menang, malah sebaliknya, bisa meraih pulus Rp 20 juta hingga Rp 30 juta.

Begitulah, pengakuan salah seorang, pecandu Gelper yang sempat diwawancarai khusus wartawan, di Pangkalan Kerinci, Jumat (14/02/2020).

Hanya saja, ia mewanti-wanti awak media untuk menjaga kerahasiaan indentitas dirinya. Menurut dia jika pun menang akan tetapi uang itu tetap saja habis diputarkan lagi untuk bermain di tempat itu.

Sambil senyum-senyum sembari ketawa-ketawa, pecandu Gelper ini memulai pembicaraan terkait trik yang dimainkan oleh pemilik usaha.

Permainan ini kata dia diawali dengan pembelian koin yang sudah disiapkan oleh pemilik. Misalnya, untuk uang Rp 100 ribu diganti dengan 100 buah koin. Jika dibawa bermain Gelper perputarannya begitu cepat.

"Inikan trik saja, beli koin yang sudah disiapkan pemilik, terus pihak pengelola juga menyiapkan voucher jika kita berhasil menang. Misalnya untuk dua lembar voucer, bisa diganti dengan satu slop rokok," bebernya.

Menariknya, rokok-rokok hasil penukaran voucer itu, kata dia ada pula pihak ketiga menampung sebagai pembeli.

"Artinya begini jika kita menang hasil penukaran voucer berupa rokok, ada pula di situ pihak penampung membeli untuk diuangkan lagi, sepertinya, pihak penampung ini orang-orang pemilik usaha juga," ujarnya.

Namun demikian, ia memastikan Gelper tersebut syarat dengan perjudian. "Judi itu. Hadiah berupa rokok itu trik pemilik usaha untuk mengelabui masyarakat saja," tandasnya.

Di tempat terpisah, Kapolres Pelalawan AKBP M. Hasyim Risahondua, S.Ik, M.Si mengucapkan terima kasih terkait adanya, informasi beroperasi Gelper kental bernuansa judi di Pangkalan Kerinci. Ia bahkan berjanji akan mengecek ke lapangan.

Sumber: Cakaplah.com

Editor: Redaksi

TerPopuler