Mahasiswa Banda Aceh dan Aceh Besar asal Bener Meriah menemui wakil Bupati Bener Meriah!!! Ada Apa??? -->




Mahasiswa Banda Aceh dan Aceh Besar asal Bener Meriah menemui wakil Bupati Bener Meriah!!! Ada Apa???

Kamis, 25 Maret 2021, 9:56 AM


ONLINERIAU.COM, BANDA ACEH- Sejumlah mahasiswa yang kuliah di Banda Aceh dan Aceh Besar asal Bener Meriah menemui wakil Bupati Bener Meriah untuk bersilaturrahmi pada Rabu sore (24/03/2021), di Blang Padang Banda Aceh.


Dalam pertemuan itu, ada beberapa hal yang dibicarakan terkait keluhan yang dialami mahasiswa Banda Aceh seperti asrama yang belum kunjung ada. Diketahui, informasi untuk tanah asrama tersebut sudah disebut-sebut telah ada sejak sepuluh tahun ke belakang, namun hingga sampai ini bangunan yang ada diatas tanah tersebut masih belum berdiri.


Dalam kesempatan itu wakil Bupati Bener Meriah menanggapi baik dan memberi penjelasan terkait asrama yang belum kunjung dibangun. Menurutnya, sebagai wakil Bupati Bener Meriah menyampaikan saat ini sedang diusulkan dan diminta kepada mahasiswa untuk mengawal itu.


“Masalah asrama insyaAllah sedang dalam proses pengusulan,” jelas Dailami sembari mengajak mahasiswa untuk terus mengkawal prosesnya.


Selain asrama tersebut, Dailami juga mengharapkan mahasisiwa Banda Aceh dan Aceh Besar yang berasal dari  Bener Meriah untuk terus kreatif, memberikan masukan dan kritik yang membangun untuk pemerintah sebagai bentuk pembangunan masa depan daerah kopi itu.


“Itu perlu masukan kepada kami supaya kami bisa mengimbangi pemerintahan dan ekonomi, yang penting persaudaraan di perantauan ini harus diciptakan jangan ada berpecah belah. Karena kalau kita berpecah belah itu, orang luar bisa memanfaatkan kami, misalnya mahasiswa-mahasiswa lain bisa memanfaatkan DPRA kita yang berasal dari wilayah tengah kalau tidak mahasiswa kita tidak kompak,” tandasnya.


Sementara itu salah satu mahasiswa turut hadir dalam pertemuan tersebut Lukman kepada media menyampaikan, berharap terkait asrama Bener Meriah bisa secepat mungkin direalisasikan.


“Seperti yang disampaikan wakil Bupati Bener Meriah tadinya, yang kita dengar sedang dalam perencanaan, dan kita harus mengkawal itu semua dengan sama-sama mahasiswa Bener Meriah bergerak, dan menjumpai siapa yang mencetuskan perencanaan itu, ”tegasnya.


Disamping itu pula, Mahasiswa jurusan KPI UIN Ar-Raniry ini juga mengeluhkan kurangnya harmonisasi HPBM Banda Aceh terhadap mahasiswa yang berasal dari Bener Meriah di Banda Aceh. Menurut Lukman, sejauh ini banyak mahasiswa baru dan lama yang berada di Banda Aceh dan Aceh Besar berkinginan untuk diayomi dan diperhatikan.


“Kedepannya tentu ada kerjasama diantara mahasiswa kemudian silaturrahmi seperti ada paguyuban di kita khususnya di Bener Meriah ada HPBM dan di Aceh Tengah juga ada. Jadi pemimpinnya harus merangkul dengan keseluruhan. Seandainya kita membuat perkumpulan bisa dipastikan semua masyarakat atau mahasiswa itu hadir sehingga tidak ada lagi mahasiswa dari Bener Meriah yang merasa terasingkan,” tandasnya.


Melalui media ini Lukman menyampaikan, “Dari sini kedepan, jangan ada lagi diskriminasi wilayah yang kita bawa ke perantauan, sementara di perantauan yang kita butuhkan kekeluargaan dan persaudaraan,” jelas Lukman.


Lain itu informasi yang dihimpun media ini, pada kesempatan tersebut Ketua dan pengurus inti HPBM Banda Aceh tidak berada di tempat, sementara Ketua HPBM kabarnya sedang berada di Bener Meriah.


Penulis: Andri Wahyudi

Kontributor Aceh Tengah

TerPopuler