ONLINERIAU.COM – Pemerintah Kota Dumai melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Forum Perangkat Daerah Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan diikuti seluruh Kepala OPD, Camat, Lurah, serta perwakilan masyarakat dari 36 kelurahan se-Kota Dumai, Selasa (24/2/2026).
Forum tersebut dibuka secara langsung oleh Wali Kota Dumai, Paisal, didampingi Sekretaris Daerah Kota Dumai Fahmi Rizal. Turut hadir Ketua DPRD Kota Dumai Agus Miswandi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Dumai.
Dalam laporannya, Kepala Bappeda Dumai, Budhi Hasnul, menyampaikan bahwa forum ini merupakan agenda tahunan strategis Pemerintah Kota Dumai dalam menyusun arah pembangunan tahun berikutnya, dengan mengacu pada dokumen perencanaan jangka menengah daerah (RPJMD) dan rencana pembangunan nasional (RPJMN).
Ia juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang telah direalisasikan dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus memproyeksikan program prioritas yang akan dijalankan pada 2027.
Dalam sambutannya, Wali Kota Paisal menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menghadirkan pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
Menurutnya, pada 2026 Pemerintah Kota Dumai akan memprioritaskan penanggulangan banjir air rob, pembangunan Jalan Lingkar Parit Kitang, perbaikan jalan kota, provinsi dan nasional di wilayah Dumai, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta sejumlah program strategis lainnya.
“Kami akan mengoptimalkan seluruh perangkat daerah untuk bekerja maksimal dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Kota Dumai. Dukungan seluruh elemen masyarakat sangat kami harapkan agar setiap agenda yang direncanakan dapat terlaksana dengan baik,” ujar Paisal.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh Wali Kota Dumai, Ketua DPRD Kota Dumai, Sekretaris Daerah, dan unsur Forkopimda sebagai bentuk komitmen bersama dalam perencanaan pembangunan.
Forum kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi teknis rencana kerja perangkat daerah yang melibatkan perwakilan masyarakat, termasuk unsur LPMK, RT, dan tokoh masyarakat dari 36 kelurahan se-Kota Dumai. (adv/red)
