![]() |
| Foto: Ist |
ONLINERIAU.COM — Kreativitas dan semangat kemandirian terus ditunjukkan warga binaan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Dumai melalui program pembinaan keterampilan tata boga. Lewat pelatihan tersebut, warga binaan kini mampu memproduksi berbagai kue olahan yang dipasarkan untuk masyarakat umum.
Produk yang dihasilkan cukup beragam, mulai dari mantau, bolu gulung, curos, hingga donat. Seluruh proses produksi dikerjakan langsung oleh warga binaan yang telah mendapatkan pelatihan, mencakup persiapan bahan, pengolahan adonan, sampai tahap pengemasan. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran praktik sekaligus penguatan keterampilan kerja.
Hasil produksi dipasarkan dengan label “Rumai Cookery” sebagai identitas produk unggulan program pembinaan kemandirian rutan. Dalam setiap tahapan, aspek kualitas dan kebersihan menjadi prioritas utama dengan pengawasan petugas. Produk tersebut juga telah mengantongi sertifikat halal, sehingga memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi konsumen.
Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, Jumat (13/2/2026), menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan produktif. Ia berharap kemampuan yang diperoleh dapat menjadi modal usaha serta membuka peluang kerja setelah warga binaan menyelesaikan masa pidana.
"Melalui produksi kue olahan tersebut, rutan tidak hanya menghadirkan produk berkualitas bagi masyarakat, tetapi juga menegaskan komitmen dalam menciptakan pembinaan yang berdampak positif," ujar Karutan Dumai.
Program ini diharapkan mampu membangun kepercayaan diri warga binaan, menumbuhkan harapan baru, serta mempersiapkan mereka untuk kembali berkontribusi di tengah masyarakat. (rls/red)
